Skip to content

Review Game Online Computer Living After WAR

Review Game Online Computer Living After WAR

Review Game Online Computer Living After WAR

Bosan dengan tampilan game online computer yang hanya menyajikan tema fantasi, medieval, dan juga bertemakan kerajaan? Kini Livin After WAR atau dengan nama tenar L.A.W akan membuat pengalmaan Anda makin ceria lagi untuk bermain secara online. Game yang seru yang bisa dimainkan secara online ini buatan dari publisher Mobius yang mempunya tema yang cukup segar. Yaitu bertemakan sebuah peperangan pada masa depan dengan berbagai macam senjata yang modern dan juga tank. Game yang keren di era saat ini harus memiliki tank. Jika Anda menyaksikan Jakarta Game Show, dalam sebuah pameran Game paling baru di Indonesia saat ini, tentu saja game L.A.W ini bukanlah game yang asing di telinga.

Review Game Online Computer Living After WAR

Dalam pameran itulah, game L.A.W ini mulai membuka masa untuk berantusias dalam mencoba permainan ini. Serunya hampir mirip seperti game poker online . Kesempatan yang satu ini tentu saja  tidak akan disia-siakan begitu saja. kesan yang pertama saat mencoba permainan ini bisa ditinjau dari segi preview gamenya yang cukup menarik. Game ini memiliki tema dan fitur yang sangat lengkap. Namun sayangnya, game ini masih sering mengalami sejumlah masalah teknis, yang meliputi error, bug, dan disconnected. Jadi, apakah Anda masih penasaran dengan pengalaman bermain yang ditawarkan di dalam permainan ini? Lihat saja dari segi plotnya di bawah ini!

Dimana cerita utama dalam permainan ini memakai tema kehidupan di masa depan. Yaitu di tahun 2350 saat bumi sedang melakukan sebuah pertemburan besar. Bahkan, akibat dari perang nuklir ini, bumi menjadi tidak bisa ditempati lagi. Sehingga, otomatis semua makhluk yang masih hidup beserta ekosistemnya yang ada di bumi menjadi musnah. Itu artinya manusia harus tetap mengungsi dari bumi memakai pesawat antariksa. Beberapa ratus tahun berikutnya, manusia kembali lagi ke bumi untuk membangun sebuah peradaban baru tepat dari debu kehancuran. Hingga akhirnya pemerintahan baru bisa dibuat kembali, berkat para manusia yang tidak kenal lelah dalam membangun pemerintahan dan juga membangun tempat tinggal mereka di bumi.